kabel jaringan pada cisco
Kabel coaxial
JENIS KABEL COAXIAL
THICK COAXIAL CABLE (KABEL COAXIAL TEBAL)
Jenis Kabel Coaxial yang tebal ini dikenal sebagai Thicknet 10Base5 yang membawa sinyal Ethernet. Angka ‘5’ pada nama 10Base5 ini mengacu pada panjang segmen maksimal yang mampu diraih kabel Coaxial jenis ini yaitu 500 meter. Jenis kabel Coaxial yang satu ini memiliki ukuran yang bervariasi dan diameter yang lumayan besar dengan rata-rata sekitar 10mm. Jenis kabel Coaxial yang tebal ini juga sangat popular untuk LAN, karena memiliki bandwith yang lebar sehingga memungkinkan komunikasi broadband(multiplechannel).
KARAKTERISTIK KABEL COAXIAL THICKNET YAITU :
Merupakan kabel original Ethernet.
Mempunyai diameter lumayan besar.
Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm.
Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated segments.
Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external transceiver).
Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).
Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500 meter).
Setiap segment harus diberi ground.
Jarak maksimum antara tap atau pencabang dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).
Jarank minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).
Instalasi atau pemasangan jaringan dengan kabel ini cenderung rumit.
Kabel Coaxial Thicknet sudah tidak digunakan lagi untuk LAN modern.
THIN COAXIAL CABLE (KABEL COAXIAL TEBAL)
Kabel Coaxial yang tipis ini dikenal sebagai Thinnet 10Base2 yang membawa sinyal Ethernet. Angka ‘2’ pada nama 10Base2 ini mengacu pada panjang untuk segmen maksimal yang mampu diraih kabel Coaxial jenis ini yaitu 200 meter. Umumnya kabel Coaxial yang tipis ini lebih sering ditemukan pada jaringan komputeryangadadisekolah-sekolah.
KARAKTERISTIK KABEL COAXIAL THINNET YAITU :
Mempunyai diameter yang lebih kecil dari kabel Coaxial Thicknet.
Hadir untuk menggantikan kabel Coaxial Thicknet.
Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per segment.
Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (devices)
Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.
Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment).
Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).
Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat terkoneksi.
Tidak direkomendasikan lagi, namun masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.
KOMPONEN KABEL COAXIAL
Kabel tembaga (centre core) Kabel tembaga (centre core) yang terletak di tengah-tengah ini berfungsi sebagai media konduktor listrik.
Lapisan plastik (dielectric insulator) Lapisan plastik (dielectric insulator) ini berfungsi sebagai pemisah antara kabel tembaga dan lapisan metal (metallic shield) yang melingkupinya.
Lapisan metal (metallic shield) Lapisan metal (metallic shield) ini berfungsi sebagai pelindung terhadap gangguan interferensi elektromagnetik yang berasal dari sekeliling kabel.
Lapisan plastik (plastic jacket) Lapisan plastik (plastic jacket) ini berfungsi sebagai pelindung bagian terluar dari kabelitusendiri.
Dari Komponen Kabel Coaxial dapat dilihat karakteristiknya yaitu :
Kecepatan dan keluaran transmisi data 10 – 100 MBps.
Biaya rata-rata per node murah.
Media dan ukuran konektor medium (tidak terlalu kecil tapi juga tidak terlalu besar).
Panjang kabel maksimal yang diizinkan yakni 500 meter (cukup panjang).
Kelebihan Kabel Coaxial :
Kabel Coaxial memiliki harga yang relatif murah dibanding jenis kabel jaringan yang lainnya
Kabel Coaxial memiliki kecepatan yang cukup tinggi namun memiliki keterbatasan dalam jangkauan.
Kelemahan Kabel Coaxial :
Membutuhkan repeater sebagai penguat dalam jangkauan yang lebih luas.
Instalasi jaringan dengan kabel Coaxial yang rumit.
Biaya pemeliharaan lebih mahal.
Pengertian USB
USB Universal Serial Bus adalah singkatan dari Universal Serial Bus. USB merupakan suatu teknologi yang memungkinkan kita untuk menghubungkan alat eksternal (peripheral) seperti scanner, printer, mouse, papan ketik (keyboard), alat penyimpan data (zip drive), flash disk, kamera digital atau perangkat lainnya ke komputer kita. USB sangat mendukung transfer data sebesar 12 Mbps ( juta bit per detik). Komputer (PC) saat ini, umumnya sudah memiliki port USB. Biasanya disediakan minimal 2 port. Jika dibandingkan dengan paralel port dan serial port, penggunaan port USB lebih mudah dalam penggunaannya.
Beberapa keistimewaan USB
Komputer bisa diposisikan menjadi sebuah host
Lebih dari 127 perangkat dapat tersambung ke komputer secara langsung maupun menggunakan hub USB
Kabel USB yang digunakan secara langsung bisa mencapai 5 meter. Sedangkan jika menggunakan perangkat hub bisa mencapai 30 meter.
Perangkat USB bersifat ‘hot swappable’ artinya perangkat keras yang sudah menggunakan port USB bersifat plug and play
Kabel USB
Jika dibuka, kabel USB akan terlihat ada 4 warna, yaitu merah, coklat, kuning dan biru. Kabel berwarna merah dan coklat berfungsi sebagai power / untuk arus listrik. Kabel berwarna kuning dan biru berfungsi untuk membawa / mentransfer data.
Cara Menghubungkan USB Flash disk dengan Komputer
Flash disk merupakan salah satu perangkat yang menggunakan USB port untuk menghubungkannya dengan komputer. Flash disk berfungsi sebagai media penyimpanan data. Cara menghubungkan Flash disk ke komputer sangat mudah. Masukkan flash disk tersebut ke port USB yang telah tersedia. Jika komputer kita menggunakan Windows XP maka secara otomatis Flash disk tersebut akan dikenali. Sedangkan jika kita menggunakan windows 98 atau windows 9x maka biasanya driver Flash tersebut harus terlebih dahulu di install. Setelah Flash disk dikenali kita sudah bisa memulai menyalin data dari / flash disk ke hardisk kita.
Daftar Istilah
Port = tempat untuk memasukkan kabel / peripheral lainnya ke komputer kita.
Peripheral = perangkat / perlengkapan
Hub = Alat untuk menghubungkan dan memperkuat sinyal satu komputer dengan komputer lainnya melalui media kabel
Plug and play = bisa langsung dikenali dan digunakan oleh komputer
Flash disk = media penyimpanan data yang menggunakan teknologi USB. Biasanya besar minimal penyimpanan datanya adalah 128 Mb.
jenis-jenis dan perbedaan USB 1.0,USB 2.0, USB 3.0
Gambar Usb kalo lupa
Beberapa macam tipe Port USB :
Beberapa tipenya USB
perbedaan USB 1.0,USB 2.0, USB 3.0
a) USB 1.0
USB 1.0: dirilis January 1996.
spesifikasi data rata-rata 1.5 Mbit/s (Low-Bandwidth) dan 12 Mbit/s (Full-Bandwidth). belum bisa diperpanjang atau dihubungkan ke HUB Usb
spesifikasi data rata-rata 1.5 Mbit/s (Low-Bandwidth) dan 12 Mbit/s (Full-Bandwidth). belum bisa diperpanjang atau dihubungkan ke HUB Usb
USB 1.1: dirilis September 1998.
memperbaiki kekurangan UBS 1.0 ayitu dapat diperpanjang dan dapat digunakan pada HUB usb.
memperbaiki kekurangan UBS 1.0 ayitu dapat diperpanjang dan dapat digunakan pada HUB usb.
b) USB 2.0
THE HI-SPEED USB LOGO
USB 2.0: dirilis April 2000.
menambahkan bandwitdh hingga 480 Mbit/s [60 MB/s] (disebut “Hi-Speed”). hasil modifikasi dari Engineering Change Notices (ECN). beberapa kemampuan yng ditambahkan ECN dpat dilihat di USB.org: Battery Charging Specification 1.1 (memungkinkan charge perankat ke usb misal kamera digital/ handphone), Micro-USB Cables and Connectors Specification 1.01 (telah support dengan port us ukuran mikro seperti pada kameradigital/ handphone), Link Power Management Addendum ECN (memungkinkan USB dalam kondisi Slepp saat tidak digunakan)
menambahkan bandwitdh hingga 480 Mbit/s [60 MB/s] (disebut “Hi-Speed”). hasil modifikasi dari Engineering Change Notices (ECN). beberapa kemampuan yng ditambahkan ECN dpat dilihat di USB.org: Battery Charging Specification 1.1 (memungkinkan charge perankat ke usb misal kamera digital/ handphone), Micro-USB Cables and Connectors Specification 1.01 (telah support dengan port us ukuran mikro seperti pada kameradigital/ handphone), Link Power Management Addendum ECN (memungkinkan USB dalam kondisi Slepp saat tidak digunakan)
SI USB SEBAGAI CHARGER DAN DATA KABEL
c) USB 3.0
disebut dengan superspeed bus, terdiri dari 4 kriteria kecepatan transfer data yaitu :
1.5.0.Gbit/s.
2.4.Gbit/s,
3.3.2.Gbit/s
4.0.4.Gbyte/s.or.400MByte/s)
namun pada kenyataannya berbeda, karena ini hayalah konsep awal, speed boleh kencang tapi hardware harus mendukung kan….
1.5.0.Gbit/s.
2.4.Gbit/s,
3.3.2.Gbit/s
4.0.4.Gbyte/s.or.400MByte/s)
namun pada kenyataannya berbeda, karena ini hayalah konsep awal, speed boleh kencang tapi hardware harus mendukung kan….
Si USB 3.0 ini bisanya berwarna biru teman perangkat SuperSpeed, seperti hard disk dari Buffalo dan Western Digital, tetapi kecepatan transfernya hanya 100 MB/detik. SSD jauh lebih cepat dengan 250 MB/detik. SSD pertama dengan USB 3.0 dan kecepatan di atas 300 MB/detik telah diumumkan dan rencananya akan dipasarkan pada kuartal ketiga tahun ini.
Kelebihan USB 3.0 :
1. tidak diperlukannya pasokan daya tambahan untuk penggunaan hard disk eksternal.
2. suplai daya untuk perangkat USB 2.0 maksimal 500 mA, sementara untuk perangkat 3.0 mencapai 900 mA.
3. Hal yang baru di USB 3.0, host-controller akan terhubung ke perangkat yang tepat ketika akan menuliskan data pada USB flashdisk. Sementara itu, USB 2.0 mengirim data ke semua perangkat dengan cara polling – tak soal apakah perangkat tersebut tepat atau tidak.
Kelebihan USB 3.0 :
1. tidak diperlukannya pasokan daya tambahan untuk penggunaan hard disk eksternal.
2. suplai daya untuk perangkat USB 2.0 maksimal 500 mA, sementara untuk perangkat 3.0 mencapai 900 mA.
3. Hal yang baru di USB 3.0, host-controller akan terhubung ke perangkat yang tepat ketika akan menuliskan data pada USB flashdisk. Sementara itu, USB 2.0 mengirim data ke semua perangkat dengan cara polling – tak soal apakah perangkat tersebut tepat atau tidak.
Inovasi ini memungkinkan host-controller melakukan manajemen energi terhadap periferal-periferal yang terhubung. Dengan standar USB 3.0, perangkat yang tidak digunakan tidak hanya dapat dikecualikan pada proses pengiriman data, melainkan juga dinonaktifkan.
Ini akan menghemat listrik sekaligus melindungi hardware terkoneksi. Di sini digunakan tiga modus hemat energi, yaitu modus U1 IC untuk pengiriman dan penerimaan dinonaktifkan, pada U2 IC clock-generator sementara dihentikan, dan pada U3 dicapai kondisi standby.
Ini akan menghemat listrik sekaligus melindungi hardware terkoneksi. Di sini digunakan tiga modus hemat energi, yaitu modus U1 IC untuk pengiriman dan penerimaan dinonaktifkan, pada U2 IC clock-generator sementara dihentikan, dan pada U3 dicapai kondisi standby.
Sebuah kelemahan umum USB 3.0, yaitu tidak (belum) ada dukungan sistem operasi. Sementara ini, Anda harus menginstall driver tambahan dari vendor tersebut. Namun, Microsoft melakukan perbaikan: Dengan SP1 Windowsakan mendukung USB 3.0.
USB 3.0 telah mensupport kesemua kemampuan yang ditawarkan oleh UBS 1.0 dan USB 2.0, namun dengan kecepatan yang super, namun dengan kecepatan yang super ini sayangnya bru sedikit perangkat yang telah mensupport, karena selain perngkat yang telah USB 3.0, Host controller atau PC jg harus dilengkapi USB 3.0 pula.
USB 3.0 telah mensupport kesemua kemampuan yang ditawarkan oleh UBS 1.0 dan USB 2.0, namun dengan kecepatan yang super, namun dengan kecepatan yang super ini sayangnya bru sedikit perangkat yang telah mensupport, karena selain perngkat yang telah USB 3.0, Host controller atau PC jg harus dilengkapi USB 3.0 pula.
Kabel phone
Kabel data
(bahasa Inggris: Data Cable) adalah perangkat keras yang merupakan sarana sebagai penghubung antara ponsel dengan computer agar bisa berkomunikasi lewat port COM. Seperti halnya kabel printer, penghubung printer dengan computer sebagai sarana komunikasi antar dua perangkat keras. Dengan kata lain, apa yang bisa dilakukan oleh data cable tergantung dari softwarenya. Umumnya,kabel data digunakan untuk menservice ponsel seperti buka phonelock, ganti nomor IMEI, upgrade software ponsel, dan lain-lain. Sementara pada ponsel cerdas smart phone, kabel data digunakan untuk keperluan akses mobile internet seperti koneksi dari notebook ke Internet, hingga kirim fax. Para pemakai yang gemar otak-atik ponsel malah sering kirim SMS lewat computer, tune up hingga menjejali ponsel dengan aplikasi lewat pemanfaatan kabel data. Fungsi kabel data ini, tidak terbatas karena kemampuan serta kinerjanya selalu berhubungan dengan perangkat lunak (software).
Kabel data juga bisa dijelaskan sebagai penerjemah antara ponsel dan computer. Mulai dari koneksi Internet, fax hingga melakukan organisasi isi dari SIM Card anda, ataupun fitur ponsel. Salah satu fungsinya antara lain pengisian nada dering pada ponsel yang memiliki fitur tersebut, upgrade versi, ganti bahasa, dan banyak lagi yang lainnya. Bisa disimpulkan bahwa kemampuan kabel data juga sangat tergantung pada softwarenya.
IC EEPROM
Pada ponsel pemakaian perangkat keras berupa IC berkaki laba-laba atau yang lazim disebut sebagai EEPROM adalah sebuah penyimpanan data ponsel. Dengan adanya data inilah ponsel dapat berfungsi. Era Jadul, para tekhnisi melakukan flashing pada EEPROM dengan cara membongkar atau mengangkat IC, namun dengan adanya kabel data dan berkembangnya kemampuan ponsel yang makin cerdas,maka kita tidak perlu lagi membongkar kaki IC hanya untuk melakukan flashing. Jika IC EEPROM dilepaskan dari board/PCB ponsel, maka nomor IMEI ponsel akan berubah secara otomatis untuk menandakan bahwa ponsel sudah pernah diservice.Artinya berbagai kerusakan data seperti program kacau, phonelock, security code, contact service, wrong software, wrong card, upgrade software, nomor IMEI berubah dan lain-lain dapat dibetulkan dengan menggunakan data cable dan perangkat lunak (software) yang sesuai Dengan kabel data semua kekurangan tersebut dapat dibatasi. Pengaksesan data EEPROM dapat dilakukan tanpa membuka ponsel. Kabel data hanya ditancapkan lewat bawah seperti ketika akan men-charge baterai, tanpa merubah nomor IMEI. Saat mengoprasikan aplikasi diponsel, kita hanya membutuhkan 1 atau 2 bus, yakni MBUS dan FBUS. Sementar fungsi M2BUS adalah sama dengan kemampuan MBUS yang dapat dipakai untuk mengoprasikan software semacam “ Wintesia “ (software asli yang dipakai Nokia Service Centre di seluruh dunia).
Fungsi :
•Melakukan koneksi internet (tergantung operator & jenis HP).
•Melakukan Backup SMS, Phone book, Calendar, Organiser, Radio, Photo, File, dll.
•Melakukan cetak Foto dari HP untuk dicetak lewat printer.
•Membuat SMS gateway (program SMS server, biasanya untuk Voucher Elektrik).
•Mengisi Games, Applikasi, MP3, Movie Clip, dll.
Kabel data (bahasa Inggris: Data Cable) adalah perangkat keras yang merupakan sarana sebagai penghubung antara ponsel dengan computer agar bisa berkomunikasi lewat port COM. Seperti halnya kabel printer, penghubung printer dengan computer sebagai sarana komunikasi antar dua perangkat keras. Dengan kata lain, apa yang bisa dilakukan oleh data cable tergantung dari softwarenya. Umumnya,kabel data digunakan untuk menservice ponsel seperti buka phonelock, ganti nomor IMEI, upgrade software ponsel, dan lain-lain. Sementara pada ponsel cerdas smart phone, kabel data digunakan untuk keperluan akses mobile internet seperti koneksi dari notebook ke Internet, hingga kirim fax. Para pemakai yang gemar otak-atik ponsel malah sering kirim SMS lewat computer, tune up hingga menjejali ponsel dengan aplikasi lewat pemanfaatan kabel data. Fungsi kabel data ini, tidak terbatas karena kemampuan serta kinerjanya selalu berhubungan dengan perangkat lunak (software).
Kabel data juga bisa dijelaskan sebagai penerjemah antara ponsel dan computer. Mulai dari koneksi Internet, fax hingga melakukan organisasi isi dari SIM Card anda, ataupun fitur ponsel. Salah satu fungsinya antara lain pengisian nada dering pada ponsel yang memiliki fitur tersebut, upgrade versi, ganti bahasa, dan banyak lagi yang lainnya. Bisa disimpulkan bahwa kemampuan kabel data juga sangat tergantung pada softwarenya.
Jenis Kabel data PC :
Kabel data, salah satu alat untuk sinkronisasi handphone ke komputer atau laptop kita. Kabel data ini sangat berguna untuk transfer file baik gambar, dokumen ataupun video dari handphone ke laptop/komputer atau sebaliknya. Mungkin sudah kita semua sudah banyak yang mengenal macam-mcam kabel data untuk handphone.Untuk mengingat saja, berikut ini adalah macam-macam kabel yang berhubungan dengan perangkat komputer, dalam menunjung kegiatan berkomputer.
Kabel Data HP
Digunakan untuk menghubungkan HP dengan komputer, Anda dapat mengirim data dari HP hasil foto ke dalam komputer dan bisa di cetak, kabel data ini bermacam-macam ada yang tipe DKU-5, CA-42, tergantung dari merk HPnya, HP yang bagus biasanya menyertakan kabel data.
Kabel Data untuk handphone
•Kabel Data DKU-5
Kabel jenis ini biasanya disertakan dalam paket penjualan. meski punya colokan USB, sebenarnya kabel ini merupakan kabel serial dengan kecepatan rata-rata 20 kbps, walau di setingan kompi dibuat hingga 115 kbps atau 230 kbps. lumayan cepat untuk jika untuk transfer file, tapi kurang ngegigit jika di jadikan modem.Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
Nokia 2112, Nokia 2280, Nokia 3100, Nokia 3105, Nokia 3108, Nokia 3120, Nokia 3120, Nokia 3200, Nokia 3205, Nokia 3220, Nokia 3585, Nokia 3586, Nokia 5100, Nokia 5140, Nokia 6015, Nokia 6100, Nokia 6108, Nokia 6220, Nokia 6225, Nokia 6585, Nokia 6610, Nokia 6610i, Nokia 6800, Nokia 6820, Nokia 7200, Nokia 7210, Nokia 7250, Nokia 7250i, Nokia 7260
•Kabel data DKU-2
Kabel jenis ini biasanya disertakan dalam paket penjualan. berbeda dengan DKU-5 yang membutuhkan konversi serial ketika dihubungkan ke PC, DKU-2 mampu langsung di baca oleh port USB karena berjenis POP-Port. namun, karena masih menggunakan USB versi 1.0, maka kecepatannya pun masih berkisar antara 1,5 hingga 12 Mbps.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
Nokia 3155, Nokia 3300, Nokia 6155, Nokia 6230, Nokia 6230i, Nokia 6235, Nokia 6255, Nokia 6260, Nokia 6650, Nokia 6630, Nokia 6680, Nokia 6681, Nokia 7270, Nokia 7600, Nokia 7610, Nokia 9300, Nokia 9300i, Nokia E60, Nokia E70
•Kabel data CA-42
Merupakan kabel data generasi baru dari DKU-5, meskipun sama-sama serial, kabel data CA-42 memiliki beberapa kelebihan diantaranya: lebih hemat energi, kemampuan plug and play.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
Nokia 2112, Nokia 2116, Nokia 2118, Nokia 2125, Nokia 2280, Nokia 2855, Nokia 3100, Nokia 3105, Nokia 3108, Nokia 3120, Nokia 3125, Nokia 3200, Nokia 3205, Nokia 3220, Nokia 3586, Nokia 5100, Nokia 5140i, Nokia 6012, Nokia 6015, Nokia 6020, Nokia 6021, Nokia 6100, Nokia 6101, Nokia 6103, Nokia 6108, Nokia 6220, Nokia 6225, Nokia 6585, Nokia 6610, Nokia 6610i, Nokia 6800, Nokia 6820, Nokia 6822, Nokia 7200, Nokia 7210, Nokia 7250, Nokia 7250i, Nokia 7260, Nokia 7360
•Kabel data CA-53
Merupakan kabel data generasi baru dari DKU-2, merupakan kabel true USB dengan dukungan USB versi terbaru (ver 2.0). Kabel ini hanya mampu membaca MMC dalam ponsel, tetapi jika mini USB type DKE-2 termasuk kabel data.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
Note:
Kabel mini USB di N-Gage klasik tidak bisa dianggap sebagai kabel data,
Kabel ini hanya mampu membaca MMC dalam ponsel.
tetapi jika mini USB type DKE-2 termasuk kabel data
•Kabel data DCU-11
Memungkinkan sinkronisasi PC dengan ponsel dalam kecepatan 20 kbps – 115 kbps
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
Z300a, T29a, J300a, J290a, S710a, S700i, K500i, K700i, Z500a, P910a, Z502a, T637, Z600, P900, T630, T616, T610, T316, T310, T306, P800, T61u, T68i, T60c, T61z, T68, T60LX, T60d, R300LX, A2218z, R300d, R300z, R380 World, T28 World, T28z
•Kabel data DCU-60
Diklaim menggunakan USB ver 2.0 yang memungkinkann transfer data mencapai 480 mbps.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
D750i, K750i, W550i, W800i, W810i, W900i, Z520i
•Kabel data DCA-500
Kabel ini memiliki konektor serial (RS232), transfer data dapat dilakukan dalam kecepatan 20 kbps – 115 kbps. kabel data ini dapat juga digunakan untuk upgrade firmware
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
SP65, SL75, SL65, SL55, SK65, S75, S65, S55, ME75, MC60, M75, M65RE, M65, M55, CX75, CFX65, CF75, CX70emo, CX70, CX65, CL75, CF 62, CF110, C75, C72, C65, C62, C60, C55, AX75, AX72, A65, A62, A60
•Kabel data DCA-510
Kabel ini sudah menggunakan konektor serial, transfer data dapat dilakukan dalam kecepatan 115 kbps- 460 kbps. kemampuan yang dimiliki hampir sama dengan kabel data DCA-500, namun kabel ini dapat berfungsi sebagai charge juga. (kabel buatan pihak ketiga yang hampir sama adalah MA-8720p).
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
SP65, SL75, SL65, SL55, SK65, S75, S65, S55, ME75, MC60, M75, M65RE, M65, M55, CX75, CFX65, CF75, CX70emo, CX70, CX65, CL75, CF 62, CF110, C75, C72, C65, C62, C60, C55, AX75, AX72, A65, A62, A60
(bahasa Inggris: Data Cable) adalah perangkat keras yang merupakan sarana sebagai penghubung antara ponsel dengan computer agar bisa berkomunikasi lewat port COM. Seperti halnya kabel printer, penghubung printer dengan computer sebagai sarana komunikasi antar dua perangkat keras. Dengan kata lain, apa yang bisa dilakukan oleh data cable tergantung dari softwarenya. Umumnya,kabel data digunakan untuk menservice ponsel seperti buka phonelock, ganti nomor IMEI, upgrade software ponsel, dan lain-lain. Sementara pada ponsel cerdas smart phone, kabel data digunakan untuk keperluan akses mobile internet seperti koneksi dari notebook ke Internet, hingga kirim fax. Para pemakai yang gemar otak-atik ponsel malah sering kirim SMS lewat computer, tune up hingga menjejali ponsel dengan aplikasi lewat pemanfaatan kabel data. Fungsi kabel data ini, tidak terbatas karena kemampuan serta kinerjanya selalu berhubungan dengan perangkat lunak (software).
Kabel data juga bisa dijelaskan sebagai penerjemah antara ponsel dan computer. Mulai dari koneksi Internet, fax hingga melakukan organisasi isi dari SIM Card anda, ataupun fitur ponsel. Salah satu fungsinya antara lain pengisian nada dering pada ponsel yang memiliki fitur tersebut, upgrade versi, ganti bahasa, dan banyak lagi yang lainnya. Bisa disimpulkan bahwa kemampuan kabel data juga sangat tergantung pada softwarenya.
IC EEPROM
Pada ponsel pemakaian perangkat keras berupa IC berkaki laba-laba atau yang lazim disebut sebagai EEPROM adalah sebuah penyimpanan data ponsel. Dengan adanya data inilah ponsel dapat berfungsi. Era Jadul, para tekhnisi melakukan flashing pada EEPROM dengan cara membongkar atau mengangkat IC, namun dengan adanya kabel data dan berkembangnya kemampuan ponsel yang makin cerdas,maka kita tidak perlu lagi membongkar kaki IC hanya untuk melakukan flashing. Jika IC EEPROM dilepaskan dari board/PCB ponsel, maka nomor IMEI ponsel akan berubah secara otomatis untuk menandakan bahwa ponsel sudah pernah diservice.Artinya berbagai kerusakan data seperti program kacau, phonelock, security code, contact service, wrong software, wrong card, upgrade software, nomor IMEI berubah dan lain-lain dapat dibetulkan dengan menggunakan data cable dan perangkat lunak (software) yang sesuai Dengan kabel data semua kekurangan tersebut dapat dibatasi. Pengaksesan data EEPROM dapat dilakukan tanpa membuka ponsel. Kabel data hanya ditancapkan lewat bawah seperti ketika akan men-charge baterai, tanpa merubah nomor IMEI. Saat mengoprasikan aplikasi diponsel, kita hanya membutuhkan 1 atau 2 bus, yakni MBUS dan FBUS. Sementar fungsi M2BUS adalah sama dengan kemampuan MBUS yang dapat dipakai untuk mengoprasikan software semacam “ Wintesia “ (software asli yang dipakai Nokia Service Centre di seluruh dunia).
Fungsi :
•Melakukan koneksi internet (tergantung operator & jenis HP).
•Melakukan Backup SMS, Phone book, Calendar, Organiser, Radio, Photo, File, dll.
•Melakukan cetak Foto dari HP untuk dicetak lewat printer.
•Membuat SMS gateway (program SMS server, biasanya untuk Voucher Elektrik).
•Mengisi Games, Applikasi, MP3, Movie Clip, dll.
Kabel data (bahasa Inggris: Data Cable) adalah perangkat keras yang merupakan sarana sebagai penghubung antara ponsel dengan computer agar bisa berkomunikasi lewat port COM. Seperti halnya kabel printer, penghubung printer dengan computer sebagai sarana komunikasi antar dua perangkat keras. Dengan kata lain, apa yang bisa dilakukan oleh data cable tergantung dari softwarenya. Umumnya,kabel data digunakan untuk menservice ponsel seperti buka phonelock, ganti nomor IMEI, upgrade software ponsel, dan lain-lain. Sementara pada ponsel cerdas smart phone, kabel data digunakan untuk keperluan akses mobile internet seperti koneksi dari notebook ke Internet, hingga kirim fax. Para pemakai yang gemar otak-atik ponsel malah sering kirim SMS lewat computer, tune up hingga menjejali ponsel dengan aplikasi lewat pemanfaatan kabel data. Fungsi kabel data ini, tidak terbatas karena kemampuan serta kinerjanya selalu berhubungan dengan perangkat lunak (software).
Kabel data juga bisa dijelaskan sebagai penerjemah antara ponsel dan computer. Mulai dari koneksi Internet, fax hingga melakukan organisasi isi dari SIM Card anda, ataupun fitur ponsel. Salah satu fungsinya antara lain pengisian nada dering pada ponsel yang memiliki fitur tersebut, upgrade versi, ganti bahasa, dan banyak lagi yang lainnya. Bisa disimpulkan bahwa kemampuan kabel data juga sangat tergantung pada softwarenya.
Jenis Kabel data PC :
Kabel data, salah satu alat untuk sinkronisasi handphone ke komputer atau laptop kita. Kabel data ini sangat berguna untuk transfer file baik gambar, dokumen ataupun video dari handphone ke laptop/komputer atau sebaliknya. Mungkin sudah kita semua sudah banyak yang mengenal macam-mcam kabel data untuk handphone.Untuk mengingat saja, berikut ini adalah macam-macam kabel yang berhubungan dengan perangkat komputer, dalam menunjung kegiatan berkomputer.
Kabel Data HP
Digunakan untuk menghubungkan HP dengan komputer, Anda dapat mengirim data dari HP hasil foto ke dalam komputer dan bisa di cetak, kabel data ini bermacam-macam ada yang tipe DKU-5, CA-42, tergantung dari merk HPnya, HP yang bagus biasanya menyertakan kabel data.
Kabel Data untuk handphone
•Kabel Data DKU-5
Kabel jenis ini biasanya disertakan dalam paket penjualan. meski punya colokan USB, sebenarnya kabel ini merupakan kabel serial dengan kecepatan rata-rata 20 kbps, walau di setingan kompi dibuat hingga 115 kbps atau 230 kbps. lumayan cepat untuk jika untuk transfer file, tapi kurang ngegigit jika di jadikan modem.Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
Nokia 2112, Nokia 2280, Nokia 3100, Nokia 3105, Nokia 3108, Nokia 3120, Nokia 3120, Nokia 3200, Nokia 3205, Nokia 3220, Nokia 3585, Nokia 3586, Nokia 5100, Nokia 5140, Nokia 6015, Nokia 6100, Nokia 6108, Nokia 6220, Nokia 6225, Nokia 6585, Nokia 6610, Nokia 6610i, Nokia 6800, Nokia 6820, Nokia 7200, Nokia 7210, Nokia 7250, Nokia 7250i, Nokia 7260
•Kabel data DKU-2
Kabel jenis ini biasanya disertakan dalam paket penjualan. berbeda dengan DKU-5 yang membutuhkan konversi serial ketika dihubungkan ke PC, DKU-2 mampu langsung di baca oleh port USB karena berjenis POP-Port. namun, karena masih menggunakan USB versi 1.0, maka kecepatannya pun masih berkisar antara 1,5 hingga 12 Mbps.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
Nokia 3155, Nokia 3300, Nokia 6155, Nokia 6230, Nokia 6230i, Nokia 6235, Nokia 6255, Nokia 6260, Nokia 6650, Nokia 6630, Nokia 6680, Nokia 6681, Nokia 7270, Nokia 7600, Nokia 7610, Nokia 9300, Nokia 9300i, Nokia E60, Nokia E70
•Kabel data CA-42
Merupakan kabel data generasi baru dari DKU-5, meskipun sama-sama serial, kabel data CA-42 memiliki beberapa kelebihan diantaranya: lebih hemat energi, kemampuan plug and play.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
Nokia 2112, Nokia 2116, Nokia 2118, Nokia 2125, Nokia 2280, Nokia 2855, Nokia 3100, Nokia 3105, Nokia 3108, Nokia 3120, Nokia 3125, Nokia 3200, Nokia 3205, Nokia 3220, Nokia 3586, Nokia 5100, Nokia 5140i, Nokia 6012, Nokia 6015, Nokia 6020, Nokia 6021, Nokia 6100, Nokia 6101, Nokia 6103, Nokia 6108, Nokia 6220, Nokia 6225, Nokia 6585, Nokia 6610, Nokia 6610i, Nokia 6800, Nokia 6820, Nokia 6822, Nokia 7200, Nokia 7210, Nokia 7250, Nokia 7250i, Nokia 7260, Nokia 7360
•Kabel data CA-53
Merupakan kabel data generasi baru dari DKU-2, merupakan kabel true USB dengan dukungan USB versi terbaru (ver 2.0). Kabel ini hanya mampu membaca MMC dalam ponsel, tetapi jika mini USB type DKE-2 termasuk kabel data.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
Note:
Kabel mini USB di N-Gage klasik tidak bisa dianggap sebagai kabel data,
Kabel ini hanya mampu membaca MMC dalam ponsel.
tetapi jika mini USB type DKE-2 termasuk kabel data
•Kabel data DCU-11
Memungkinkan sinkronisasi PC dengan ponsel dalam kecepatan 20 kbps – 115 kbps
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
Z300a, T29a, J300a, J290a, S710a, S700i, K500i, K700i, Z500a, P910a, Z502a, T637, Z600, P900, T630, T616, T610, T316, T310, T306, P800, T61u, T68i, T60c, T61z, T68, T60LX, T60d, R300LX, A2218z, R300d, R300z, R380 World, T28 World, T28z
•Kabel data DCU-60
Diklaim menggunakan USB ver 2.0 yang memungkinkann transfer data mencapai 480 mbps.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
D750i, K750i, W550i, W800i, W810i, W900i, Z520i
•Kabel data DCA-500
Kabel ini memiliki konektor serial (RS232), transfer data dapat dilakukan dalam kecepatan 20 kbps – 115 kbps. kabel data ini dapat juga digunakan untuk upgrade firmware
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
SP65, SL75, SL65, SL55, SK65, S75, S65, S55, ME75, MC60, M75, M65RE, M65, M55, CX75, CFX65, CF75, CX70emo, CX70, CX65, CL75, CF 62, CF110, C75, C72, C65, C62, C60, C55, AX75, AX72, A65, A62, A60
•Kabel data DCA-510
Kabel ini sudah menggunakan konektor serial, transfer data dapat dilakukan dalam kecepatan 115 kbps- 460 kbps. kemampuan yang dimiliki hampir sama dengan kabel data DCA-500, namun kabel ini dapat berfungsi sebagai charge juga. (kabel buatan pihak ketiga yang hampir sama adalah MA-8720p).
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
SP65, SL75, SL65, SL55, SK65, S75, S65, S55, ME75, MC60, M75, M65RE, M65, M55, CX75, CFX65, CF75, CX70emo, CX70, CX65, CL75, CF 62, CF110, C75, C72, C65, C62, C60, C55, AX75, AX72, A65, A62, A60
•Kabel data DCA-540
Merupakan kabel true USB dengan kecepatan 12 mbps, kabel data ini tidak dapat digunakan untuk upgrade Firmware dan charging.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
SXG75, SX1, SP65, SL75, SL65, SL55, SP65, SK65, S75, S65, ME75, M75, M65RE, M65, CX75, CX70emo, CX70, CX65, CL75, CFX65, CF75, C75, C72, C65
Kabel Data DCA-010
Menggunakan koneksi true USB, memungkinkan transfer data hingga 480 mbps.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
U15, U10
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
SXG75, SX1, SP65, SL75, SL65, SL55, SP65, SK65, S75, S65, ME75, M75, M65RE, M65, CX75, CX70emo, CX70, CX65, CL75, CFX65, CF75, C75, C72, C65
Kabel Data DCA-010
Menggunakan koneksi true USB, memungkinkan transfer data hingga 480 mbps.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
U15, U10
•Kabel mini USB
Kabel jenis ini memiliki kecepatan transfer 1,5 mbps – 12 mbps dengan dukungan aplikasi Mobile Phone Tool, untuk beberapa type ponsel motorola, kabel ini berfungsi juga sebagai charge. kabel ini mudah ditemui ditoko-toko, harganya berkisar 10.000 – 40.000.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
C650, L6, L7, RAZR
•Kabel data UC600
Kabel jenis ini memiliki kecepatan hingga 12 mbps dengan dukungan aplikasi Mobile Phone Tool, harganya berkisar 150.000 untuk original dan 50.000 untuk versi TW.
Kabel data jenis ini sering di gunakan oleh HP :
A835, A920, A925, T720i, V300, V500, V525, V600, V60i, V70, E398, ROKR
Kabel Power
Adalah kabel yang digunakan untuk memberi supply tegangan pada power supply, pada Monitor. tanpa kabel ini monitor akan mati, dan power supply tidak dapat beroperasi.
Kabel Data USB
Kabel ini digunakan untuk menghubungkan HP dengan komputer, atau Printer dengan komputer, Camera digital dengan komputer.
Kabel di belakang Casing Komputer
warna biru yaitu kabel data Monitor Warna hijau adalah kabel suara ke speaker. Hitam adalah kabel DB25 kabel printer model lama. Warna putih kabel perpanjangan USB Warna Biru laut adalah kabel Keyboard Warna Ungu adalah kabel Mouse. Warna hitam adalah kabel Power supply.
Kabel LAN UTP dan STP
Kabel UTP dan STP adalah jenis kabel untuk membangun jaringan komputer, dengan teknologi ethernet. Kabel UTP dan STP hampir sama yang membedakan jika STP terdapat shield atau jaket tambahan.
Kabel Data hardisk
Kabel data hardisk digunakan untuk menghubungkan hardisk dengan perangkat motherboard. jenisnyapun bermacam-macam ada kabel data IDE, dan ada pula kabel data SATA, SCASI. kabel tergantung dari jenis hardisk yang digunakan.
Kabel Power Hardisk + flopy disk + CD ROM
Kabel ini digunakan untuk memberikan daya arus DC ke hardisk atau floppy disk atau ke CDROM atau ke DVD ROM.
Pengertian DTE dan DCE
1. Data circuit terminating equipment.
Sebuah data circuit-terminating peralatan (DCE) adalah perangkat yang berada di antaraperalatan terminal data (DTE) dan rangkaian transmisi data. Hal ini juga disebut dataperalatan komunikasi dan peralatan data carrier.Dalam sebuah stasiun data, DCE melakukan fungsi seperti konversi sinyal, coding, dangaris clocking dan dapat menjadi bagian dari peralatan DTE atau menengah. Interfacingperalatan mungkin diperlukan untuk
beberapa peralatan terminal data (DTE) ke dalamrangkaian transmisi atau saluran dan dari sirkuit transmisi atau saluran ke DTE.Meskipun istilah yang paling sering digunakan dengan RS-232, beberapa komunikasidata standar yang mendefinisikan berbagai jenis antarmuka antara DCE dan DTEsebuah. DCE adalah perangkat yang berkomunikasi dengan perangkat DTE dalamstandar ini. Standar yang menggunakan nomenklatur meliputi:* Federal Standard 1037C, MIL-STD-188* RS-232* Beberapa standar ITU-T di seri V (terutama V.24 dan V.35)* Beberapa standar ITU-T di seri X (terutama X.21 dan X.25)Sebagai aturan umum, bahwa perangkat DCE menyediakan sinyal clock (clockinginternal) dan mensinkronisasi perangkat DTE pada jam yang disediakan (clockingeksternal). D-sub konektor mengikuti aturan lain untuk tugas pin. perangkat DTEbiasanya transmisi pada nomor pin konektor 2 dan terima pada nomor pin konektor 3.DCE perangkat hanya yang sebaliknya: pin konektor nomor 2 menerima dan nomor pinkonektor 3 mentransmisikan sinyal.Biasanya, perangkat DTE merupakan terminal (atau komputer), dan DCE adalahmodem.Ketika dua perangkat, yang keduanya atau kedua DTE DCE, harus dihubungkanbersama tanpa modem atau penerjemah media yang sama di antara mereka, semacamkabel crossover harus digunakan, yaitu modem null untuk RS-232 atau seperti biasauntuk Ethernet.
2. Data terminal equipment (DTE).
Data Terminal Equipment (DTE) adalah instrumen akhir yang mengubah informasipengguna menjadi sinyal atau reconverts sinyal yang diterima. Ini juga dapat disebutsirkuit ekor. Sebuah perangkat DTE berkomunikasi dengan data circuit-terminatingperalatan (DCE). DTE / DCE klasifikasi diperkenalkan oleh IBM.Pada dasarnya, V.35 adalah antarmuka serial berkecepatan tinggi yang dirancang untuk mendukung kecepatan data yang lebih tinggi dan konektivitas antara DTE (data-terminal tetap) atau DCEs (peralatan komunikasi data) di atas jaringan digital.Dua jenis perangkat diasumsikan pada setiap ujung kabel interkoneksi untuk kasushanya menambahkan DTE dengan topologi (misalnya untuk sebuah hub, DCE), yangjuga membawa kasus kurang trivial dari interkoneksi perangkat yang sama type: DTE-DTE atau DCE-DCE. Kasus seperti ini perlu kabel crossover, seperti untuk modemEthernet atau null untuk RS-232.Sebuah DTE adalah unit fungsional dari sebuah stasiun data yang berfungsi sebagaisumber data atau data yang tenggelam dan menyediakan komunikasi data fungsi kontrolharus dilakukan sesuai dengan protokol link.Peralatan terminal data mungkin merupakan satu peralatan atau subsistem yang salingterkait beberapa bagian peralatan yang melakukan semua fungsi yang diperlukan yangdiperlukan untuk mengizinkan pengguna untuk berkomunikasi. Seorang penggunaberinteraksi dengan DTE (misalnya melalui antarmuka manusia-mesin), atau DTEmungkin pengguna.Biasanya, perangkat DTE merupakan terminal (atau komputer meniru terminal), danDCE adalah sebuah modem atau perangkat lain milik operator.Sebagai aturan umum, bahwa perangkat DCE menyediakan sinyal clock (clockinginternal) dan mensinkronisasi perangkat DTE pada jam yang disediakan (clockingeksternal). D-sub konektor mengikuti aturan lain untuk tugas pin.* Perangkat pin 25 DTE transmisi pada pin 2 dan terima pada pin 3.* Perangkat pin 25 DCE transmisi pada pin 3 dan terima pada pin 2.* 9 pin perangkat DTE transmisi pada pin 3 dan terima pada pin 2.* Perangkat pin 9 DCE transmisi pada pin 2 dan terima pada pin 3.Istilah ini juga umumnya digunakan dalam konteks Cisco Telco dan peralatan untuk menunjuk suatu alat jaringan, seperti terminal, komputer pribadi, tetapi juga router danjembatan, itu tidak dapat atau tidak dikonfigurasi untuk menghasilkan sinyal clock.Maka PC ke PC koneksi Ethernet juga dapat disebut DTE DTE ke komunikasi.Komunikasi ini dilakukan melalui kabel crossover Ethernet sebagai lawan dari PC keDCE (hub, switch, atau jembatan) komunikasi yang dilakukan melalui kabel Ethernetlurus.
3. Peran DTE dan DCE.
DTE, yang merupakan kepanjangan dari Data Terminal Equipment, merujuk ke pengguna peralatan akhir(end-user device), seperti workstation, terminal (merupakan monitor dengan sedikit atau tanpa kemampuan pemrosesan data independen), atau peralatan (misalnya, pengguna antarmuka untuk router), sedangkan DCE, Data Circuit-Terminating Equipment, lebih mengacu kepada perangkat, seperti multiplexer atau modem, yang bertugas memproses sinyal. Yang penting, DCE juga menyediakan sinyal clock untuk mencocokkan transmisi antara DTE dan DCE. Kebanyakan perangkat networking, seperti router dan switch, dapat dikonfigurasi untuk bertindak sebagai DTE atau DCE, tergantung pada konteks di mana mereka digunakan.
DTE dan DCE tersambung melalui kabel khusus, biasanya pendek, yang terpasang pada antarmuka serial pada peralatan. Serial mengacu pada gaya transmisi data di mana pulsa yang mewakili bit mengikuti satu sama lain sepanjang jalur transmisi tunggal. Dengan kata lain, mereka dikeluarkan berurutan, tidak secara bersamaan. Kabel serial adalah salah satu kabel yang membawa transmisi serial.
Kabel copper cross over
Kabel Crossover
Pada tipe kabel UTP yang satu ini, ujung kabel yang satu menggunakan urutan standart EIA/TIA untuk model 568A, sementara ujungnya yang satu nya lagi menggunakan urutan kabel TIS/EIA untuk model 568B. Dengan begitu maka bisa disimpulkan bahwa urutan kabel Crossover adalah gabungan dari kedua macam kabel Straight-Through yang terdiri dari model 568A dan 568B.
Pada kabel Crossover, pin 1 dan 2 di ujung A terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung B begitu pula pin 1 dan 2 di ujung B yang terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung A. Jadi, pin 1 dan 2 pada setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data, sedangkan pin 3 dan 6 pada setiap ujung kabel digunakan untuk menerima data, pin 1 dan 2 saling terhubung secara berseberangan dengan pin 3 dan 6.
Adapun fungsi kabel Crossover yaitu :
Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung.
Menghubungkan 2 buah HUB / Switch menggunakan port biasa diantara kedua HUB / Switch.
Menghubungkan komputer ke port uplink Switch.
Menghubungkan port LAN router ke port biasa di HUB/Switch
Kabel copeer straight through
Kabel Straight-Through
Pada tipe kabel UTP yang satu ini, ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang sama sesuai dengan standart EIA/TIA, misalnya : model 568A ke model 568A dan model 568B ke model 568B.
Adapun fungsi kabel Straight-Through yaitu :
Menghubungkan komputer ke port biasa di Switch.
Menghubungkan komputer ke port LAN modem cable/DSL
Menghubungkan port WAN router ke port LAN modem cable/DSL.
Menghubungkan port LAN router ke port uplink di Switch.
Menghubungkan 2 HUB/Switch dengan salah satu HUB/Switch menggunakan port uplink dan yang lainnya menggunakan port biasa.
Pada kabel Straight-Through, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya. Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel Straight-Through ke Switch, Switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada Switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka Switch menggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin
Urutan kabel Straight-Through terdiri dari 2 macam yaitu :
1. Kabel Straight-Through Model 568A
Urutan pemasangan kabel UTP untuk model yang satu ini umumnya mengikuti aturan standar international dari Electronic Industries Alliance (EIA) dan Telecommunication Industry Association (TIA) sebagai berikut (Diurutkan mulai dari Pin 1 hingga Pin 8) :
Urutan ke 1 : Putih Hijau
Urutan ke 2 : Hijau
Urutan ke 3 : Putih Orange
Urutan ke 4 : Biru
Urutan ke 5 : Putih Biru
Urutan ke 6 : Orange
Urutan ke 7 : Putih Coklat
Urutan ke 8 : Coklat
2. Kabel Straight-Through Model 568B
Urutan pemasangan kabel UTP untuk model yang satu ini juga mengikuti aturan standar international dari Electronic Industries Alliance (EIA) dan Telecommunication Industry Association (TIA) sebagai berikut (Diurutkan mulai dari Pin 1 hingga Pin 8) :
Urutan ke 1 : Putih Orange
Urutan ke 2 : Orange
Urutan ke 3 : Putih Hijau
Urutan ke 4 : Biru
Urutan ke 5 : Putih Biru
Urutan ke 6 : Hijau
Urutan ke 7 : Putih Coklat
Urutan ke 8 : Coklat
Untuk kabel tipe straight through memiliki aturan penyusunan yang sama antara ujung konektor yang satu dengan lainnya.
Tipe kabel straight through biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, misalnya antara router dengan switch/hub, komputer ke switch dan komputer ke hub. Adapun urutan kabel straight through sebagai berikut:
Kabel cross-over
Untuk kabel tipe crossover memiliki aturan penyusunan yang berbeda antara tiap ujung konektor. Tipe cross over biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama.
Misalnya antara komputer dengan komputer, router dengan router, switch dengan switch, hubdengan hub. Adapun urutan kabel cross over sebagai berikut:
Kabel UTP di kelompokan menggunakan istilah Category atau biasa kita menyebutnya CAT. Kabel UTP dikategorikan berdasarkan kualitas transmisi data yang tersedia. Semakin tinggi kategorinya maka semakin cepat transmisi data yang dilakukan. Di antara semua kategori kabel UTP, kabel CAT5e dan CAT5 merupakan yang paling populer yang banyak digunakan pada jaringan Ethernet.
Kategori 1 – CAT1
Kabel UTP dengan kategori 1 merupakan kabel dengan kualitas transmisi terendah yaitu sebesar 1 Mbps. Kabel dengan kategori ini hanya mendukung komunikasi suara analog saja sehingga kurang cocok untuk sistem modern saat ini. Kabel CAT1 dulunya digunakan pada tahun 1983 untuk menghubungkan telephone analog Plain Old Telephone Service (POTS).
Kategori 2 – CAT2
Kabel UTP kategori 2 memiliki kecepatan transmisi data hingga 4 Mbps. Kabel dengan kategori ini telah mendukung data dan suara digital. Umumnya kabel ini digunakan pada jaringan dengan teknologi Token Ring oleh IBM, namun seiring perkembangan jaman kabel tipe ini sudah tidak cocok lagi digunakan pada sistem modern saat ini.
Kategori 3 – CAT3
Kabel UTP kategori 3 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Bila ditinjau dari segi perkembangan teknologi Ethernet, kabel CAT3 memiliki kemampuan yang terendah, karena memang hanya mendukung jaringan 10BASE-T saja. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan IBM Token Ring dengan kecepatan 4 Mbps sebagai pengganti CAT2
Kategori 4 – CAT4
Kabel UTP kategori 4 memiliki kecepatan transmisi data hingga 16 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel ini juga digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 Mbps dan juga didukung pada jaringan Ethernet 10BASE-T.
Kategori 5 – CAT5
Kabel UTP kategori 5 memiliki kecepatan transmisi data hingga 100 Mbps dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel jenis CAT5 ini juga dapat berjalan pada kecepatan transmisi data hingga 1Gbps tetapi dengan syarat panjang kabel harus lebih pendek dari 100 meter. Umumnya, kabel jenis ini mendukung jaringan Token Ring, Ethernet (10BaseT) dan Fast Ethernet (100BaseT). Kabel kategori ini merupakan kabel yang paling populer yang banyak digunakan pada instalasi jaringan.
Kategori 5e – CAT5e
Kabel UTP kategori 5e ini merupakan bentuk peningkatan dari kabel UTP CAT5 dengan kemampuan transmisi data hingga 1 Gbps atau pada kecepatan 10/100/1000Mbps. Kabel jenis ini direkomendasikan pada penggunaan jaringan Gigabit Ethernet, meskipun kabel UTP CAT 6 lebih direkomendasikan untuk kinerja yang maksimal.
Kategori 6 – CAT6
Kabel UTP kategori 6 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Gbps dengan frekuensi komunikasi 250Mhz dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan Gigabit Ethernet dan 10G Ethernet dengan panjang hingga 55 meter.
Kategori 6a – CAT6a
Kabel UTP kategori 6a ini merupakan bentuk peningkatan dari kabel UTP CAT6 dengan frekuensi komunikasi yang lebih besar yaitu sebesar 500 Mhz.
Kategori 7 – CAT7
Kabel UTP kategori 7 memiliki kecepatan transmisi data hingga 10 Gbps dengan frekuensi komunikasi hingga 600 Mhz dan mendukung komunikasi data dan suara digital. Umumnya kabel jenis ini digunakan pada jaringan Gigabit Ethernet dan 10G Ethernet dengan panjang hingga 100 meter.
PENGERTIAN KABEL JARINGAN UTP
Istilah UTP merupakan singkatan dari ‘Unshielded Twisted Pair‘, yang merujuk sebagai bagian dari berbagai jenis kabel jaringan Twisted Pair yang terdiri dari beberapa tipe yaitu UTP (Unshielded Twisted Pair), FTP (Foiled Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair).
Jika diartikan secara harfiah, pengertian kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) dapat diurai sebagai berikut :
Unshielded = tidak memiliki pelindung berupa lapisan alumunium foil sehingga rentan terhadap gangguan interferensi elektromagnetik.
Twisted Pair = kabel pasangan berpilin atau berbelit.
Dari dua istilah di atas, jika digabung maka pengertian kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) dapat didefinisikan sebagai berikut :
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah kabel pasangan berpilin atau berbelit yang tidak memiliki pelindung berupa lapisan alumunium foil sehingga rentan terhadap gangguan interferensi elektromagnetik.
Sementara jika diartikan menurut fungsinya sebagai salah satu komponen wajib dalamperangkat keras jaringan komputer, pengertian kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yaitu :
Kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer.
KARAKTERISTIK KABEL JARINGAN UTP
Karakteristik kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) yakni bagian dalamnya terdiri dari 2 kawat tembaga yang dibagi menjadi 8 dawai lalu dikelompokkan lagi menjadi 4 pasang (pair). Tiap-tiap dawai atau pair-nya tersebut dipilin (twisted) saling berlilitan sehingga membentuk sebuah pola berbentuk spiral, serta dilapisi oleh insulator yang dirancang dengan beraneka ragam warna.
Struktur Komponen Dasar Kabel UTP
Untuk lebih jelasnya, karakteristik kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) dapat dijelaskan dengan menggunakan gambar sederhana di atas. Dari gambar tersebut dapat dilihat jika kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) terdiri dari :
Kawat Tembaga
Kawat tembaga yang terletak di tengah-tengah ini berfungsi sebagai media konduktor listrik.
Insulator
Tiap-tiap kawat tembaga dilapisi oleh insulator yang memiliki warna berbeda, dimana fungsi lapisan yang satu ini adalah untuk melindungi kawat tembaga agar tidak bersentuhan langsung dengan kawat tembaga lainnya saat dipilin.
Cable Jacket
Di bagian paling luar, terdapat cable jacket yang berfungsi sebagai pelindung kabel UTP itu sendiri terhadap gangguan dari luar.
Selain tiga komponen di atas, karakteristik kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) secara umum dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
Bagian dalam kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) terdiri dari dua kawat tembaga yang dibagi menjadi 4 pasang (pair), lalu dipilin menjadi satu.
Tiap-tiap pair atau dawai kawat tembaga dilapisi insulator yang memiliki warna-warna unik.
Kecepatan dan keluaran transmisi mencapai 10 – 100 Mbps.
Panjang Kabel maksimal yang diizinkan yaitu 100 meter (pendek).
Biaya rata-rata per node murah.
Tegangan Kabel 150 ohm.
Kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) hanya bisa menangani satu kanal data (yang bekerja pada baseband).
Instalasi jaringan komputer menggunakan kabel Twisted Pair membutuhkan sebuah hub untuk membangun sebuah LAN yang baik.
Media dan ukuran konektor kecil.
Konektor kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) menggunakan konektor RJ-45 untuk koneksinya.
Pemeliharaan kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) terkenal mudah.
Kerusakan yang terjadi pada salah satu saluran kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) tidak akan mengganggu jaringan secara keseluruhan.
FUNGSI KABEL JARINGAN UTP (Unshielded Twisted Pair)
Dilihat dari pengertian dan karakteristiknya, sudah jelas kalau fungsi kabel UTP yang utama adalah sebagai media penghubung untuk menghantarkan data digital dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
Sementara jika dikaitkan dengan perannya sebagai perangkat keras jaringan komputer,fungsi kabel jaringan UTP adalah sebagai media pendukung demi terciptanya sebuah jaringan LAN (Local Area Network) yang baik dan sempurna, dimana kabel jaringan UTP adalah komponen penting yang menghubungkan komputer ke bebeberapa perangkat jaringan seperti Hub atau Switch agar membentuk sebuah koneksi atau hubungan.
Fungsi kabel jaringan UTP telah dirasakan oleh banyak orang karena pengaplikasiannya memang sangat baik untuk digunakan sebagai kabel jaringan komputer. Beberapa tempat yang sudah memanfaatkan fungsi kabel jaringan UTP diantaranya yaitu perumahan, perkantoran dan beberapa perusahaan kecil.
KELEBIHAN & KEKURANGAN KABEL JARINGAN UTP
Jika dibandingkan dengan beberapa kabel jaringan komputer lainnya seperti kabel Coaxialataupun Fiber Optic, tentunya kabel jaringan UTP memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari kabel jaringan UTP, berikut ini kami jabarkan beberapa diantaranya :
Kelebihan Kabel Jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) :
Harga kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) terbilang murah dibandingkan kabel jaringan lainnya.
Instalasi atau pemasangan kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) terbilang mudah.
Pemeliharaan kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) terkenal mudah.
Ukuran konektor dan kabel jaringan UTP relatif kecil (diameter = 0,43 cm) sehingga terbilang fleksibel dan mempermudah dalam membuat saluran kabel.
Kerusakan yang terjadi pada salah satu saluran kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) tidak akan mengganggu jaringan secara keseluruhan.
Kekurangan Kabel Jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) :
Kabel jaringan UTP rentan terhadap efek interferensi elektromagnetic yang berasal dari media atau perangkat lain.
Jarak jangkauan kabel jaringan UTP hanya 100 meter sehingga sangat terbatas dan kalah jika dibandingkan dengan kabel jaringan jenis Coaxial (500 meter).
Adanya kemungkinan dapat dengan mudah disadap.
Beberapa kalangan banyak yang mengeluhkan transmisi data dari kabel jaringan UTP cenderung lambat.
Diperlukan perangkat tambahan berupa pipa plastik atau pipa alumunium dalam instalasinya demi memaksimalkan fungsi kabel jaringan UTP.
pengertian kabel fiber optik unutk jaringan
Gambar-Pengertian-Kabel-Fiber-Optik
Sebagai pembahasan awal, alangkah baiknya jika kita mencari tahu lebih dulu mengenai pengertian kabel fiber optik, baik jika dilihat secara luas maupun lebih spesifik dengan mengacu pada kegunaannya sebagai salah satu bagian dari perangkat keras jaringan komputer.
Kabel jaringan fiber optik adalah suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan computer.
Sebagai kabel yang sarat akan teknologi canggih, fungsi kabel jaringan fiber optik diantaranya yaitu untuk kepentingan jaringan biasa seperti LAN (Local Area Network), WAN (Wide Area Network) atau MAN. Biasanya kabel jaringan fiber optik lebih banyak ditemukan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas seperti perusahaan-perusahaan besar atau instansi pemerintahan yang menuntut adanya struktur jaringan dengan kemampuan yang benar-benar cepat.
Fungsi kabel optik
Kabel jaringan fiber optik juga merupakan salah satu pilihan jika jaringan yang ingin dibangun menuntut instalasi yang harus bisa meladeni kebutuhan sebuah gedung dengan beberapa lantai atau bahkan kebutuhan jaringan antar gedung sekalipun. Bahkan kabel fiber optik telah banyak digunakan pada berbagai sistem komunikasi yang dibangun di dalam laut guna mengubungkan berbagai kota di berbagai negara.
KARAKTERISTIK KABEL JARINGAN FIBER OPTIK
Struktur/Komponen Kabel Fiber Optik
Karakteristik kabel jaringan fiber optik yakni bagian dalamnya terdiri dari inti yang terbuat dari serta kaca dengan beberapa lapisan yang memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Tak berbeda jauh dengan kabel jaringan lain seperti kabel UTP atau kabel STP, pada kabel jaringan fiber optik ini juga terdapat insulator (disebut coating) yang dirancang dengan beraneka ragam warna.
CARA KERJA KABEL JARINGAN FIBER OPTIK
Gambar-Cara-Kerja-Kable-Fiber-Optik
Cara Pembuatan Kabel Jaringan Fiber Optik
Pembuatan kabel jaringan fiber optik terbilang sangat rumit, karena dilakukan dengan cara menarik bahan dasar berupa kaca yang telah dicairkan hingga kental, hingga akhirnya diperoleh serabut atau serat kaca dengan penampang tertentu.
Proses pembuatan kabel fiber optik ini disebut modified chemical vapor deposition (MCVD), dimana silikon dan germanium bereaksi dengan oksigen membentuk SiO2 dan GeO2 yang kemudian menyatu dan membentuk kaca. Butuh waktu hingga beberapa jam untuk melakukan proses ini, namun semuanya dilakukan secara otomatis dengan menggunakan alat berteknologi canggih.
Setelah proses pertama selesai, kaca yang dihasilkan kemudian dimasukkan kedalam sebuah alat yang disebut fiber drawing tower, guna dipanaskan hingga mencapai 1900-2200 derajat celcius hingga akhirnya kaca tersebut meleleh. Berikutnya lelehan tersebut jatuh melewati laser mikrometer hingga akhirnya membentuk serabut atau serat kaca.
Yang harus dipastikan dalam proses pembuatan kabel fiber optik ini adalah pengerjaannya yang harus dilakukan dengan bahan baku (kaca) yang sedang dalam keadaan sangat panas, lalu diperlukan beberapa perhitungan ketat demi menjaga agar perbandingan relatif antara bermacam lapisan tidak berubah dalam proses ‘penarikan’.
Cara Kabel Fiber Optik Mentransmisikan Data
Kabel jaringan fiber optik memiliki cara kerja yang sangat berbeda dengan kabel jaringan lainnya seperti kabel Coaxial ataupun kabel Twisted Pair. Pasalnya kabel jaringan fiber optik bukan mentransmisikan sinyal listrik seperti kabel-kabel jaringan lainnya, melainkan mentransmisikan cahaya dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Dengan begitu maka kabel jaringan yang satu ini punya keunggulan dalam hal mengurangi masalah gangguan gelombang frekuensi bahan elektrik, sehingga sangat ideal untuk digunakan pada kawasan yang dikelilingi gelombang frekuensi cukup tinggi.
Prinsip menggunakan gelombang cahaya pada kabel jaringan fiber optik membuatnya mampu membawa informasi lebih banyak dan menghantarkannya ke jarak yang jauh dibanding kabel jaringan lainnya yang masih menggunakan prinsip sinyal listrik. Hal ini dapat terjadi karena bahan baku yang digunakannya merupakan serat kaca murni yang dapat terus memancarkan cahaya tak peduli berapa panjang kabel yang ada.
Dalam prosesnya, cara kerja kabel fiber optik adalah dengan memanfaatkan cermin yang menghasilkan total internal reflection (refleksi total pada bagian dalam serat kaca). Analogi sederhana mengenai cara kerja kabel fiber optik dalam mentransmisikan gelombang cahaya kira-kira seperti ini :
Jika Anda sedang berada di sebuah ruangan yang gelap dengan sebuah jendela kaca, kemudian Anda mengarahkan cahaya senter dengan posisi 90 derajat tegak lurus dengan kaca, maka cahaya senter akan menembus ke luar ruangan. Namun kondisinya akan berbeda jika cahaya senter tersebut diarahkan (ke jendela berkaca) dengan sudut yang rendah (hampir paralel dengan cahaya aslinya), maka kaca tersebut akan berfungsi menjadi cermin yg akan memantulkan cahaya senter ke dalam ruangan. Seperti itulah yang terjadi pada serat optik, dimana cahaya berjalan melalui serat kaca pada sudut yang rendah.
JENIS-JENIS KABEL JARINGAN FIBER OPTIK
Tipe Kabel Fiber Optik Menurut Transmitter
Gambar-Jenis-Kabel-Fiber-Optik
Kabel jaringan fiber optik terdiri dari beberapa jenis, yang biasanya dapat dengan mudah diketahui dengan melihat transmitter (media transmisi data) yang digunakannya. Berikut ini jenis-jenis kabel jaringan fiber optik :
1. Single Mode
Kabel jaringan fiber optik jenis single mode memiliki inti (core) yang relatif kecil, dengan diameter sekitar 0.00035 inch atau 9 micron. Jenis kabel fiber optik yang satu ini menggunakan tranmitter laser semi konduktor yang mengirimkan sinar laser inframerah dengan panjang gelombang mencapai 1300-1550 nm. Disebut ‘single mode’ karena penggunaan kabel fiber optik ini hanya memungkinkan terjadinya satu modus cahaya saja yang dapat tersebar melalui inti pada suatu waktu.
Berikut ini karakteristik kabel jaringan fiber optik jenis single mode :
Laju Data : Tinggi
Jarak Pengiriman Data : Jauh
Masa Pakai : Sebentar
Sensitifitas Suhu : Substansial
Biaya : Mahal
2. Multi Mode
Jenis kabel fiber optik yang satu ini memiliki inti (core) yang lebih besar dibanding milik kabel fiber optik jenis single mode yakni berdiameter sekitar 0.0025 inch atau 62.5 micron. Dengan ukuran yang lebih besar, maka penggunaan kabel fiber optik jenis ini memungkinkan ratusan modus cahaya tersebar melalui serat secara bersamaan. Kabel fiber optik multi mode ini menggunakan LED (Light Emiting Diode) sebagai media transmisinya, serta lebih ditujukan untuk kepentingan komersil.
KELEBIHAN dan KEKURANGAN KABEL JARINGAN FIBER OPTIK
Gambar-Kelebihan-dan-Kekurangan-Kabel-Fiber-Optik
Sebagai kabel yang dibuat dengan teknologi modern, kabel jaringan fiber optik punya sederet keunggulan jika dibandingkan dengan kabel jaringan lainnya seperti kabel Coaxial ataupun kabel Twisted Pair. Pun begitu bukan berarti kabel jaringan yang satu ini tak punya kelemahan lho ya. Karena itulah utuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan kabel jaringan fiber optik, berikut ini kami rangkumkan buat Anda :
Kelebihan Kabel Jaringan Fiber Optik
v Kabel jaringan fiber optik dapat beroperasi dengan kecepatan yang sangat tinggi dalam membawa informasi atau data, bahkan lebih tinggi dibanding kabel jaringan Coaxial ataupun kabel Twisted Pair. Kecepatan transfer data-nya bahkan dapat mencapai 1000 mbps.
v Bandwith kabel jaringan fiber optik tak perlu diragukan lagi karena mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar (bisa tembus 1 gigabit per detik).
v Kabel jaringan fiber optik dapat mengirim sinyal lebih jauh dibanding kabel jaringan jenis lainnya, bahkan tanpa memerlukan perangkat penguat sinyal seperti repeater atau lainnya. Kalaupun dibutuhkan, penguat sinyal tidak perlu dipasang setiap 5 km seperti kabel-kabel jaringan lainnya, melainkan cukup dipasang setiap 20 km saja.
v Material yang dipakai untuk membuat kabel jaringan fiber optik memiliki keunggulan untuk bisa bertahan pada banyak gangguan seperti kelembaban udara dan cahaya (panas). Dengan begitu maka dapat disimpulkan bahwa kabel fiber optik relatif awet karena tidak gampang rusak.
v Kemampuan kabel jaringan fiber optik yang tahan lama dan tidak gampang rusak membuatnya jadi lebih efisien dibanding kabel jaringan lainnya, karena biaya perawatan pun jadi kian murah.
v Tak berbeda jauh dengan kabel jaringan STP, kabel jaringan fiber optik juga kuat terhadap interferensi elektromagnetik yang berasal dari sekitar kabel.
v Kabel jaringan fiber optik terdiri dari berbagai macam jenis yang dapat menjadi opsi untuk menyesuaikan dengan lokasi instalasinya. Mulai dari instalasi di dalam gedung, di bawah tanah hingga di dalam air, semuanya tersedia dengan kriteria dan karakteristik yang berbeda-beda.
v Karena bukan mengirim sinyal listrik melainkan gelombang cahaya, kabel jaringan fiber optik mampu mengatasi masalah gangguan gelombang frekuensi bahan elektrik. Dengan bagitu maka kabel jaringan jenis ini sangat ideal untuk digunakan pada kawasan yang dikelilingi gelombang frekuensi cukup tinggi.
v Diameter kabel jaringan fiber optik yang relatif kecil dan tipis, ditambah lagi dengan bobotbya yang ringan membuat proses instalasi kabel fiber optik relatif mudah karena bersifat fleksibel.
Berbeda dengan kabel jaringan lainnya yang berpotensi menyebabkan terjadinya korsleting atau kebakaran, khusus pada kabel fiber optik hal itu tidak akan terjadi karena menggunakan bahan dasar serat kaca yang aman dan tidak mudah terbakar karena: tidak mengalirkan listrik.
Berbeda dengan kabel jaringan UTP dan STP yang masih menimbulkan kemungkinan terjadnya penyadapan, hal ini tidak berlaku pada kabel jaringan fiber optik karena dapat meneruskan data tanpa ada distorsi atau gangguan.
Kabel jaringan fiber optic dapat dengan mudah di-upgrade bahkan tanpa perlu mengubah sistem kabel yang ada.
Kekurangan Kabel Jaringan Fiber Optik
v Harga kabel jaringan fiber optik masih terlalu mahal, terutama jika dibandingkan dengan kabel jaringan lainnya seperti kabel UTP yang terkenal murah meriah.
v Dalam proses instalasi kabel jaringa fiber optik diperlukan beberapa alat khusus berupa perangkat elektronik yang untuk saat ini memang masih sangat mahal. Alhasil tidak semua orang bisa ataupun mau menggunakan kabel ini sebagai media pendukung dalam instalasi sebuah jaringan komputer.
v Dalam proses pengiriman sinyal, karena harus dilakukan perubahan sinyal listrik ke sinyal optik terlebih dahulu maka kabel jaringan fiber optik menunut adanya sumber cahaya yang kuat untuk melakukan pen-sinyalan seperti alat pembangkit listrik eksternal.
v Jika rusak, perbaikan instalasi kabel jaringan fiber optik yang kompleks memerlukan tenaga yang ahli di bidang ini.
v Kabel jaringan fiber optik ditakutkan bisa menyerap hidrogen sehingga dapat menyebabkan loss data.
v Mengingat kabel jaringan fiber optik menggunakan gelombang cahaya untuk mentransmisikan data, maka kabel jaringan jenis ini tidak dapat diinstal dalam jalur yang berbelok secara tajam atau menyudut. Jika terpaksa harus berbelok, maka harus dibuat belokan yang melengkung.
instagram; nugrahaeka_12
